Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM kembali menunjukkan komitmen nyatanya sebagai bagian dari universitas kerakyatan. Momen Hari Raya Iduladha 1447 H dimanfaatkan untuk berbagi barokah sekaligus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui penyerahan hewan kurban dan pelaksanaan kegiatan Posbindu SEHATI di Kelurahan Getas, Kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul pada Jumat (29/5). Pada kesempatan tersebut, FK-KMK UGM menyerahkan bantuan hibah berupa satu ekor sapi dan satu ekor kambing kepada warga setempat. Namun, yang menjadi sorotan utama dalam rangkaian acara ini adalah fokus FK-KMK UGM terhadap kesehatan para lanjut usia di Kelurahan Getas melalui pos pembinaan terpadu tersebut.
Selain prosesi ibadah kurban, FK-KMK UGM mengintegrasikan kegiatan ini dengan program Posbindu SEHATI secara mendalam. Sebanyak 117 warga lansia berkumpul dengan antusias untuk mendapatkan sosialisasi kesehatan serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FK-KMK UGM, dr. Ahmad Hamim Sadewa, Ph.D., menjelaskan bahwa FK-KMK memiliki komitmen kuat yang sejalan dengan nilai-nilai kerakyatan UGM. Beliau menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat warga dan berharap kehadiran Posbindu SEHATI ini dapat memberikan manfaat nyata serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan di momen Hari Raya Iduladha 1447 H. Kehadiran tim medis dan edukator dari FK-KMK UGM ini dinilai memberikan keberdampakan langsung yang sangat dibutuhkan oleh warga.
Sambutan positif juga datang dari perwakilan warga Kelurahan Getas yang diwakili oleh Sarno. Ia menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas hibah hewan kurban serta perhatian medis yang diberikan oleh FK-KMK UGM kepada warga, khususnya bagi para lansia. Sarno mengungkapkan rasa syukurnya dan berharap agar bantuan serta program kesehatan ini dapat mendatangkan berkah yang melimpah bagi seluruh masyarakat Kelurahan Getas. Setelah sesi seremonial dan pemeriksaan kesehatan selesai, kegiatan pun berlanjut dengan prosesi pemotongan hewan kurban yang dilakukan secara gotong royong oleh warga setempat dengan penuh sukacita.
Sinergi antara kesehatan manusia dan kelestarian lingkungan juga ditunjukkan dengan sangat baik saat proses distribusi daging kurban. Mendukung komitmen kesehatan masyarakat yang komprehensif, panitia dan warga sepakat untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai dalam membagikan daging. Sebagai gantinya, mereka menggunakan daun jati sebagai bahan pembungkus alami. Penggunaan daun jati ini dipilih secara sengaja karena dinilai jauh lebih higienis serta efektif untuk menjaga daging kurban dari kontaminasi bakteri berbahaya yang dapat mengganggu kesehatan tubuh saat dikonsumsi nantinya.
Seluruh rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat ini berjalan selaras dengan target pembangunan berkelanjutan global. Kegiatan ini mengintegrasikan SDG 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui skrining kesehatan lansia di Posbindu SEHATI, serta SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui edukasi kesehatan yang diberikan kepada warga. Selain itu, penerapan bungkus daun jati yang higienis dan ramah lingkungan juga menjadi wujud nyata dukungan terhadap SDG 12 mengenai Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab. Melalui kolaborasi ini, FK-KMK UGM berharap masyarakat tidak hanya merasakan kebahagiaan Iduladha, tetapi juga semakin berdaya dalam menjaga kesehatan mereka.