• Academic Portal
  • Library
  • IT Center
  • Research
  • Webmail
Universitas Gadjah Mada Pengabdian
FK-KMK
UNIVERSITAS GADJAH MADA
  • Tentang Kami
    • Visi dan Misi
    • Roadmap Pengabdian kepada Masyarakat
    • Standar Pengabdian Masyarakat FK-KMK UGM
  • Pelaporan Kegiatan
  • Layanan
    • Permohonan Surat Tugas dan Sertifikat Kegiatan
    • Survei Evaluasi Mitra Abdimas
    • Bantuan Dana KKN-PPM
  • Download
    • Peraturan Rektor UGM Nomor 28 Tahun 2024: Pengabdian Kepada Masyarakat
    • Materi Pelatihan/Sosialisasi Abdimas
    • Modul & Manuskrip Hasil Abdimas
    • Video Hasil Abdimas
    • Luaran Bantuan Dana KKN-PPM FK-KMK
    • Frequently Asked Question
    • PowerPoint Template Pengabdian Masyarakat
  • HPU
    • Health Promoting University
    • Layanan Klinik “SEHATI” – HPU FK-KMK UGM
  • JCOEMPH
  • INAHEALTH
  • Beranda
  • 2026
  • Melalui Kader “KAGUM”, FK-KMK UGM dan Puskesmas Minggir Bersinergi Cegah Stunting Sejak Masa Kehamilan

Melalui Kader “KAGUM”, FK-KMK UGM dan Puskesmas Minggir Bersinergi Cegah Stunting Sejak Masa Kehamilan

  • 2026, Berita, Kegiatan, Monev Damas Abdimas 2026
  • 3 Juli 2026, 14.07
  • Oleh: pengabdian.fkkmk
  • 0

Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada terus berkomitmen mengawal akselerasi penurunan angka stunting nasional melalui penguatan kapasitas lini terdepan di masyarakat. Langkah nyata ini ditunjukkan melalui pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Hibah Damas Abdimas dengan skema Terintegrasi yang berlangsung pada Jumat, 3 Juli 2026. Bertempat di Singkung Valley, Kulon Progo, agenda peninjauan lapangan ini dipimpin langsung oleh Dr. Supriyati, S.Sos, M.Kes selaku Tim Monev FK-KMK UGM guna memantau perkembangan program strategis yang diketuai oleh Dr. dr. Emy Huriyati, M.Kes.

Program pengabdian masyarakat ini mengusung tema besar “KAGUM (Kader Gemati Ibu Hamil): Penguatan Kapasitas Kader dalam Konseling Ibu Hamil sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Kapanewon Minggir”. Fokus pemantauan tim monev tertuju pada pelaksanaan agenda capacity building yang dirancang secara komprehensif melalui penyampaian 5 materi inti. Kelima materi tersebut meliputi rincian mengenai Antenatal Care (ANC) Terpadu, bedah mitos dan fakta seputar kehamilan, pengaruh anemia terhadap masa kehamilan, pemenuhan gizi seimbang bagi ibu hamil, hingga kiat serta praktik konseling mendalam yang dikhususkan bagi kader posyandu.

Jalannya program pengabdian ini mendapatkan respons yang luar biasa positif dari ekosistem mitra lokal. Sekitar 70 peserta kader hadir secara antusias mengikuti seluruh rangkaian pelatihan interaktif ini. Keberhasilan program didukung penuh oleh kerja sama proaktif dari pihak Puskesmas Minggir. Puskesmas Minggir tidak hanya memfasilitasi kebutuhan tempat, tetapi juga berkontribusi aktif dalam penyelenggaraan operasional serta berkomitmen kuat menyusun strategi agar program ini dapat berjalan secara mandiri dan sustain (berkelanjutan) di masa depan.

Kehadiran para pakar dan tim ahli dari FK-KMK UGM di lapangan memberikan kesempatan berharga bagi para kader untuk berdiskusi interaktif serta mengonfirmasi berbagai tantangan yang mereka hadapi di lapangan. Bagi pihak puskesmas, kehadiran akademisi dinilai sangat membantu beban kerja penyuluhan, sementara bagi para kader, kesempatan pelatihan intensif ini dirasakan sebagai bentuk penghargaan (reward) moral yang tinggi atas dedikasi pengabdian mereka sebagai pendamping ibu hamil di tingkat kapanewon.

Sebagai rencana tindak lanjut, tim pelaksana kegiatan pengabdian masyarakat diarahkan untuk mengawal fase implementasi secara langsung. Pendampingan berkala perlu terus dijalankan pada saat para kader mengaplikasikan ilmu konselingnya di posyandu-posyandu yang tersebar di wilayah kerja Kapanewon Minggir, demi memastikan kualitas penyuluhan berjalan konsisten.

Seluruh rangkaian pengabdian masyarakat ini berkontribusi nyata terhadap pencapaian beberapa target Sustainable Development Goals (SDGs) global. Pertama, program ini mendukung penuh SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui pemenuhan akses edukasi kesehatan ibu dan pemotongan risiko malnutrisi sejak dalam kandungan. Kedua, sejalan dengan SDG 2 (Zero Hunger) dalam upaya mengakhiri segala bentuk kelaparan dan mencegah stunting pada balita. Terakhir, kegiatan ini merefleksikan esensi dari SDG 17 (Partnerships for the Goals) yang dibuktikan lewat ketangguhan sinergi antara universitas, puskesmas pro-aktif, dan kader posyandu di akar rumput demi keberlanjutan dampak ketahanan kesehatan masyarakat.

Tags: SDG 17 SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan SDG 2 SDG 2 Tanpa Kelaparan SDG 3 SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera

Berita Lainnya

  • Melalui Kader “KAGUM”, FK-KMK UGM dan Puskesmas Minggir Bersinergi Cegah Stunting Sejak Masa Kehamilan
  • Inagurasi “Garda Eling”: FK-KMK UGM Perkuat Peran Caregiver dan Tenaga Kesehatan dalam Perawatan Demensia di Sleman
  • Optimalkan Dukungan Orang Tua, FK-KMK UGM Dorong Akselerasi Bebas Campak-Rubela Melalui Diseminasi Terpadu
  • Dukung Indonesia Bebas TB, FK-KMK UGM Perkuat Kompetensi Dokter dan Petugas Laboratorium se-DIY Lewat “BAKTI-TB”
  • Tekan Angka Mortalitas Ibu Hamil, FK-KMK UGM Dorong Deteksi Dini Penyakit Jantung Bawaan di Puskesmas Kota Yogyakarta
Universitas Gadjah Mada

Kontak: (0274) 560300 ext 206

e-mail: pengabdian.fkkmk@ugm.ac.id

Instagram: pengabdianfkkmkugm

Alamat kantor: Gedung KPTU lantai 2, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK-KMK) UGM

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY