Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada terus berkomitmen mendampingi masyarakat dalam mewujudkan ketangguhan kesehatan di tingkat desa. Melalui skema Hibah Klaster Dana Abdimas FK-KMK UGM Tahun 2026, tim pengabdi yang diketuai oleh Azam David Saifullah, S.Kep., Ns., M.Sc., Ph.D menjalankan program berkelanjutan bertajuk “Menuju Kader CERDAS (Cakap Edukasi & Resiliensi Desa untuk Aksi Sehat): Sebuah Penguatan Praktik Edukasi oleh Kader dan Menumbuhkan Resiliensi dan Regenerasi Kader di Dusun Kuningan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta”.
SDG 11 Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan
Dalam rangka memperingati Dies Natalis Universitas Gadjah Mada (UGM) ke-76, Dharma Wanita Persatuan (DWP) UGM menyelenggarakan kegiatan Bakti Sosial bertajuk “Warga Senior Aktif: Sehat Jiwa Raga, Kuat dalam Kebersamaan” pada Selasa, 18 November 2025 di Grha Sabha Pramana (GSP) UGM. Kegiatan ini diikuti oleh warga senior dari berbagai lingkungan sekitar UGM dan menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap kesehatan, kebahagiaan, serta kualitas hidup lansia.
Rangkaian kegiatan Bakti Sosial ini menghadirkan berbagai layanan dan aktivitas yang dirancang khusus untuk mendukung kesehatan fisik, mental, dan sosial warga senior. Peserta mendapatkan kesempatan mengikuti asesmen dan deteksi dini demensia, pemeriksaan kesehatan umum, serta edukasi kesehatan dan pola hidup sehat yang dipandu oleh tim profesional dari RSA UGM dan Departemen Gizi FK-KMK UGM. Melalui kegiatan ini, warga senior tidak hanya memperoleh informasi mengenai kondisi kesehatannya, tetapi juga dibekali pengetahuan untuk menjaga kualitas hidup sehari-hari.
Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat. Melalui program Bakti Sosial di Desa Binaan, FK-KMK UGM menyalurkan bantuan alat pembuatan kompos kepada warga di Mushola Al-Mukminun, Patihombo, Girimulyo, Kabupaten Gunung Kidul pada Selasa (9/9/2025). Bantuan teknologi tepat guna ini diserahkan dengan tujuan mendorong masyarakat agar mampu mengelola limbah organik secara mandiri. Melalui program ini, warga dibekali keterampilan untuk memanfaatkan sampah rumah tangga maupun kotoran ternak menjadi pupuk kompos yang berdaya guna.
Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat melalui kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Pemberdayaan Masyarakat Melalui REWANG (Relawan dan Warga Antisipasi Keracunan Pangan dan Peduli Gizi Seimbang) Guna Penguatan Kesehatan Pangan Berbasis Kearifan Lokal Masyarakat Dusun Sompok, Sriharjo, Imogiri, Bantul”. Kegiatan yang diketuai oleh dr. Farida Nur Oktoviani ini dimonitor langsung oleh Marina Hardiyanti, S.Gz., M.Sc., pada Jumat, 1 Agustus 2025, di Balai Desa Sompok. Program ini merupakan bagian dari Hibah DAMAS Abdimas 2025 dengan skema Terintegrasi yang menggandeng mitra strategis dari Dinas Kesehatan, Puskesmas, dan pedukuhan setempat.
Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada menunjukkan komitmennya dalam mendorong budaya hidup sehat melalui kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Pemberdayaan Masyarakat dalam Inisiasi Kampung Sehat: Membangun Budaya Hidup Sehat Tanpa Minuman Berpemanis dalam Kemasan di Kelurahan Demangan, Kemantren Gondokusuman, Kota Yogyakarta”. Kegiatan ini diketuai oleh Prof. Dra. Raden Ajeng Yayi Suryo Prabandari, M.Si., Ph.D., dengan monitoring dan evaluasi langsung oleh Marina Hardiyanti, S.Gz., M.Sc., pada Rabu, 30 Juli 2025, di Kelurahan Demangan. Program ini merupakan bagian dari Hibah DAMAS Abdimas 2025 dengan skema Terintegrasi yang melibatkan kemitraan dengan Kelurahan Demangan dan Puskesmas Gondokusuman I serta partisipasi dari 12 RW.
Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada terus mendorong peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui program pengabdian. Pada tahun 2025, kegiatan bertajuk “Penguatan Keamanan Pangan pada Tenaga Surveilans dan Kesehatan Lingkungan Puskesmas, Dinas Kesehatan, dan Penjamah Makanan sebagai Upaya Penanganan dan Pencegahan Kejadian Luar Biasa (KLB) Keracunan Pangan di Kabupaten Sleman dan Bantul” menjadi salah satu agenda penting Hibah DAMAS Abdimas dengan skema Terintegrasi. Kegiatan ini diketuai oleh dr. Risalia Reni Arisanti, M.P.H., dengan monitoring dan evaluasi oleh Marina Hardiyanti, S.Gz., M.Sc. Monitoring dan evaluasi (Monev) dilaksanakan pada Selasa, 29 Juli 2025, bertempat di Koperasi ADIL, Bantul.
Pengabdian FK-KMK Universitas Gadjah Mada telah melaksanakan kegiatan sosialisasi mengenai Penerimaan Hibah Dana Masyarakat Pengabdian Masyarakat FK-KMK Tahun 2025. Kegiatan yang diadakan secara daring melalui platform Zoom meeting ini dilaksanakan pada dua tanggal berbeda, yaitu pada 7 dan 10 Februari 2025. Peserta yang tertarik dapat memilih salah satu tanggal yang sesuai dengan jadwal mereka. Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 60 peserta yang terbagi dalam dua sesi, masing-masing pada tanggal tersebut.
Pada 9 September 2024, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (UGM) mengadakan evaluasi monev (monitoring dan evaluasi) untuk hibah dana pengabdian masyarakat 2024 di Gedung Tahir, FK-KMK UGM. Acara ini bertujuan memberikan umpan balik kritis kepada penerima hibah yang telah menyelesaikan laporan sementara sebesar 70%, serta mendorong mereka yang belum memulai kegiatan untuk segera aktif.
Laporan sementara yang mencapai angka 70% adalah syarat penting untuk pencairan sisa dana sebesar 30%. Evaluasi menunjukkan bahwa beberapa laporan yang diajukan masih belum memenuhi standar ketentuan yang berlaku. Oleh karena itu, kegiatan ini diharapkan dapat memperbaiki kualitas laporan akhir dan memastikan bahwa seluruh program pengabdian masyarakat berjalan sesuai dengan rencana.
Academic Health System Universitas Gadjah Mada berkolaborasi dengan RSA UGM untuk mendukung sektor pariwisata melalui program Pengabdian Masyarakat bertajuk “Pengembangan Komunitas Sadar Sehat Wisata” yang berlangsung di Sosromenduran, Gedongtengen, DIY pada 24 Juni 2024. Acara ini diadakan di Balai Pertemuan RW 02 dan melibatkan partisipasi warga serta pelaku UMKM di Kampung Wisata Sosromenduran. Kegiatan tersebut mencakup pelatihan dan sosialisasi mengenai pengolahan limbah organik yang sudah terstandarisasi, serta implementasi metode Ekoenzim untuk pengolahan limbah organik yang telah diuji coba selama tiga bulan sebelumnya. Lebih dari 20 warga mengikuti acara ini dengan semangat tinggi terhadap metode Ekoenzim.
Permasalahan sampah menjadi salah satu isu utama lingkungan di banyak kota di Indonesia termasuk di Daerah Istimewa Yogyakarta. Pemerintah dan masyarakat tengah berupaya keras untuk mengatasi tantangan ini. Berdasarkan hasil identifikasi, Sebagian besar dari total sampah yang dihasilkan oleh limbah rumah tangga, sekitar 68%, adalah sampah organik yang kebanyakan berasal dari sisa-sisa bahanmakanan yang dianggap tidak memiliki nilai ekonomis seperti sampah kulit buah, sayuran, dan dedaunan. Kondisi ini seringkali mengakibatkan penumpukan sampah organik tanpa penanganan yang tepat sehingga mengganggu kenyamanan lingkungan dan bahkan dapat menyebabkan penyebaran penyakit.