Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Kedokteran , Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada melakukan kegiatan pengabdian pada 20 Mei 2024 di SMA N 2 BANTUL dengan judul Membangun Ketahanan Remaja melalui Aksi Rentang Sekawan (Remaja tangguh, sehat, kreatif, dan berwawasan) Bersama Perwakilan BKKBN DIY. Kolaborasi dengan BKKBN selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan tujuan 17 yaitu Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan dan menguatkan keterampilan serta pengetahuan remaja dalam menghadapi permasalahan untuk mewujudkan remaja yang tangguh.
SDG 3
Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada mengadakan Peningkatan Kompetensi Kesehatan Mental Bagi Ambasador HPU dan Mahasiswa UGM di Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada pada tanggal 18 Mei 2024. Program ini diketuai oleh dr. Ade Febrina Lestari, M.Sc., Sp.A. (K).
Isu kesehatan mental mahasiswa merupakan masalah kesehatan yang umum terjadi di seluruh dunia. Kesehatan mental memiliki peran penting dalam setiap aktivitas yang dilakukan oleh mahasiswa. Kesehatan mental memainkan peran krusial dalam keseharian mahasiswa, mempengaruhi akademik, sosial, dan kesejahteraan pribadi mereka. Kesadaran tentang pentingnya kesehatan mental telah mendorong pembentukan Health Promoting Unit (HPU) di UGM, yang fokus pada upaya menciptakan kampus yang sehat dan sejahtera melalui penyediaan layanan kesehatan mental yang komprehensif. Program layanan kesehatan mental yang dimiliki oleh HPU dijalankan oleh ambasador atau wakil mahasiswa di setiap fakultas.
Dalam upaya mendukung pola hidup sehat dengan mendeteksi dini penyakit tidak menular, tim Pokja Posbindu dan Literasi Kesehatan unit Health Promoting University (HPU) FK-KMK membuka kesempatan bagi Dosen dan Tenaga Kependidikan FK-KMK untuk bergabung sebagai kader Posbindu “SEHATI”. Kader ini akan bertugas sebagai pemeriksa saat kegiatan Posbindu berlangsung.
Posbindu “SEHATI” (Sejahtera, Aktif, dan Bermutu Tinggi) merupakan salah satu kegiatan dari unit kerja HPU FK-KMK UGM yang telah rutin dilaksanakan setiap bulan untuk Dosen dan Tenaga Kependidikan FK-KMK UGM. Kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi dini penyakit tidak menular serta mendukung pola hidup sehat bagi civitas FK-KMK UGM. Dengan partisipasi aktif dari para kader, diharapkan dapat tercipta lingkungan kampus yang lebih sehat dan produktif.
Angkringan 8888 kembali mengadakan acara sarapan sehat gratis untuk mahasiswa FK-KMK UGM pada Rabu, 8 Mei 2024, bertempat di Pendopo (Area Parkir) Gedung Gizi Kesehatan, FK-KMK UGM. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Tim Pokja Pola Makan Sehat HPU FK-KMK UGM, dengan tujuan untuk memberikan sarapan sehat yang dapat mendukung kesehatan dan meningkatkan konsentrasi mahasiswa. Acara berlangsung dari pukul 07.15 hingga 08.00 WIB dan dihadiri oleh banyak mahasiswa FK-KMK UGM yang menyambut baik inisiatif tersebut.
Tim Health Promoting University (HPU) FK-KMK UGM dengan bangga mengumumkan para finalis abstrak untuk Seminar Nasional bertema “Pengelolaan Health Promoting University dalam Peningkatan Gaya Hidup Sehat Pasca Pandemi”. Para finalis telah terpilih setelah melalui proses seleksi yang ketat dan dapat mengakses panduan presentasi oral dan poster melalui tautan berikut: http://ugm.id/finalisASMHPU2024.
Ucapan terima kasih disampaikan kepada semua peserta atas partisipasi dan semangat mereka. Kami berharap para finalis dapat memberikan yang terbaik dalam tahapan selanjutnya.
Halo mahasiswa FK-KMK UGM! Angkringan 8888 hadir kembali dengan sarapan sehat gratis khusus untuk kalian. Tim Pokja Pola Makan Sehat HPU FK-KMK dengan bangga mengundang seluruh mahasiswa FK-KMK UGM untuk bergabung dalam acara sarapan sehat yang akan dilaksanakan pada:
- Hari/Tanggal: Rabu, 8 Mei 2024
- Waktu: 07.15 – 08.00 WIB
- Tempat: Pendopo (Area Parkir) Gedung Gizi Kesehatan, FK-KMK UGM
Sarapan merupakan sumber energi penting yang dapat meningkatkan konsentrasi dan performa selama kuliah. Selain itu, sarapan sehat dapat membantu menjaga berat badan dan mengurangi risiko penyakit tidak menular di masa depan. Dengan menikmati sarapan sehat bersama Angkringan 8888, kita dapat memulai hari dengan lebih segar dan bugar.
Dalam rangkaian Seminar Nasional Health Promoting University (HPU) FK-KMK UGM yang bertemakan “Pengelolaan Health Promoting University dalam Peningkatan Gaya Hidup Sehat Pasca Pandemi”, akan diadakan sesi khusus bertajuk Youth Forum. Sesi ini dirancang untuk memfasilitasi diskusi antar mahasiswa dalam berbagi pengalaman dan kontribusinya dalam mendukung program Health Promoting University atau kampus sehat.
Tema Diskusi Youth Forum: “Menjaga Gaya Hidup Sehat Pasca Pandemi di Lingkungan Universitas”
Departemen Ilmu Kesehatan Anak RSUP Dr. Sardjito bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) Universitas Gajah Mada serta Little Heart Community mengadakan posyandu khusus untuk anak-anak dengan penyakit jantung bawaan (PJB) di Daerah Istimewa Yogyakarta pada 21 April 2024. Acara ini menandai kembalinya posyandu setelah jeda selama empat tahun akibat pandemi COVID-19, dan bertujuan untuk memberikan dukungan kesehatan bagi anak-anak yang menderita kelainan jantung sejak lahir.
Tim Health Promotion University (HPU) FK-KMK UGM mengundang Dosen dan Tenaga Kependidikan FK-KMK UGM untuk bergabung dalam kegiatan Posbindu “SEHATI” guna mendeteksi dini penyakit tidak menular. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada:
🗓️: Jumat, 26 April 2024
⏰: 08.00 – 10.00 WIB
📍: Gedung Genose Centre FK-KMK UGM (Utara Lapangan Basket)
Layanan Posbindu “SEHATI” (Sejahtera, Aktif, dan Bermutu Tinggi) merupakan upaya rutin yang dilaksanakan oleh HPU FK-KMK UGM untuk mendukung pola hidup sehat dan mendeteksi dini penyakit tidak menular di kalangan Dosen dan Tenaga Kependidikan FK-KMK UGM. Dengan partisipasi dalam kegiatan ini, diharapkan dapat tercipta lingkungan kampus yang lebih sehat dan produktif.
Setiap ibu tentu menginginkan kehamilan yang sehat dan proses persalinan yang lancar. Namun, kehamilan dengan risiko tinggi seringkali mengancam keselamatan baik ibu maupun janin. Oleh karena itu, penting bagi calon orangtua, terutama ayah, untuk memiliki kesadaran dan mengambil langkah-langkah preventif guna menjaga kesehatan selama masa kehamilan. Kehamilan berisiko tinggi dapat menyebabkan berbagai komplikasi, seperti eklamsia, pendarahan, bahkan kelainan pada bayi, dengan faktor penyebab yang beragam, seperti usia ibu, riwayat kesehatan, gaya hidup, dan lainnya.