• Academic Portal
  • Library
  • IT Center
  • Research
  • Webmail
Universitas Gadjah Mada Pengabdian
FK-KMK
UNIVERSITAS GADJAH MADA
  • Tentang Kami
    • Visi dan Misi
    • Roadmap Pengabdian kepada Masyarakat
    • Standar Pengabdian Masyarakat FK-KMK UGM
  • Pelaporan Kegiatan
  • Layanan
    • Permohonan Surat Tugas dan Sertifikat Kegiatan
    • Survei Evaluasi Mitra Abdimas
    • Bantuan Dana KKN-PPM
  • Download
    • Peraturan Rektor UGM Nomor 28 Tahun 2024: Pengabdian Kepada Masyarakat
    • Materi Pelatihan/Sosialisasi Abdimas
    • Modul & Manuskrip Hasil Abdimas
    • Video Hasil Abdimas
    • Luaran Bantuan Dana KKN-PPM FK-KMK
    • Frequently Asked Question
    • PowerPoint Template Pengabdian Masyarakat
  • HPU
    • Health Promoting University
    • Layanan Klinik “SEHATI” – HPU FK-KMK UGM
  • JCOEMPH
  • INAHEALTH
  • Beranda
  • 2026
  • Gandeng BRIN Olah Tempe dan Pisang, FK-KMK UGM Perkuat Program Gizi Berbasis Pangan Lokal di Paliyan

Gandeng BRIN Olah Tempe dan Pisang, FK-KMK UGM Perkuat Program Gizi Berbasis Pangan Lokal di Paliyan

  • 2026, Berita, Kegiatan, Monev Damas Abdimas 2026
  • 9 Juli 2026, 09.16
  • Oleh: pengabdian.fkkmk
  • 0

Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada terus memperkokoh komitmennya dalam mengawal penguatan gizi masyarakat berbasis potensi daerah guna mempercepat penurunan angka stunting di Indonesia. Langkah nyata ini ditunjukkan melalui pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Hibah Damas Abdimas dengan skema Terintegrasi yang berlangsung pada Kamis, 9 Juli 2026. Berlokasi di Kalurahan Mulusan, Kapanewon Paliyan, Gunungkidul, agenda peninjauan lapangan ini dipimpin langsung oleh Tim Monev Unit Pengabdian FK-KMK UGM untuk mengawal keberlanjutan program strategis yang diketuai oleh Digna Niken Purwaningrum, S.Gz., MPH, Ph.D.

Program pengabdian masyarakat ini mengusung tema besar “Penguatan dan Perluasan Program Gizi Berbasis Pangan Lokal dengan Pendekatan Peer Trainer dan Kader untuk Ibu Hamil dan Menyusui di Kapanewon Paliyan, Gunungkidul”. Fokus pemantauan tim monev tertuju pada implementasi program tahun kedua yang diarahkan pada penguatan kapasitas kader terhadap pemenuhan nutrisi ibu hamil demi mencegah anemia serta pencegahan stunting bagi balita. Keunggulan utama dari program ini adalah pemanfaatan dan pemberdayaan hasil bumi masyarakat setempat, yakni tempe dan pisang, yang diolah menjadi makanan padat nutrisi melalui kolaborasi riset dan teknologi bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Keberhasilan implementasi di lapangan ditopang oleh sinergi multiheliks yang sangat kuat dan harmonis. Kolaborasi aktif terjalin erat antara tim pelaksana hibah UGM, peneliti BRIN selaku mitra pendamping, dukungan penuh dari pemerintah kapanewon setempat, serta partisipasi aktif dari ibu-ibu kader. Dari aspek pemberdayaan, program multitahun ini dinilai sangat sukses melahirkan kemandirian komunitas. Keberadaan kader pendamping yang telah dicetak pada tahun pertama kini mampu naik kelas menjadi pemateri (peer trainer) yang membimbing dan mendampingi masyarakat luas pada pelaksanaan tahun kedua ini.

Aktivitas pengolahan bahan dasar sederhana menjadi pangan fungsional kaya nutrisi ini disambut dengan antusiasme yang luar biasa oleh warga Kalurahan Mulusan. Sebagai rencana tindak lanjut untuk masa mendatang, tim pengabdi merekomendasikan agar keberlangsungan program pada tahun ketiga dapat diarahkan bertransformasi menuju skema Human Sociopreneur. Langkah taktis ini dibarengi dengan rencana mempatenkan hasil inovasi produk olahan tempe dan pisang yang telah diciptakan. Melalui hilirisasi produk tersebut, program ini diharapkan tidak hanya menciptakan ibu hamil dan balita yang sehat serta cerdas, melainkan juga mampu meningkatkan taraf ekonomi dan kesejahteraan finansial masyarakat Paliyan secara berkelanjutan.

Seluruh rangkaian pengabdian masyarakat ini berkontribusi nyata terhadap pencapaian beberapa target Sustainable Development Goals (SDGs) global. Pertama, program ini mendukung penuh SDG 2 (Zero Hunger) melalui pemenuhan gizi seimbang dan pemutusan rantai stunting berbasis kearifan pangan lokal. Kedua, sejalan dengan SDG 3 (Good Health and Well-being) karena ikut andil dalam menurunkan angka anemia pada ibu hamil dan menjamin kesehatan balita. Terakhir, kegiatan ini merefleksikan esensi dari SDG 17 (Partnerships for the Goals) yang dibuktikan lewat ketangguhan sinergi antara institusi pendidikan tinggi, lembaga riset nasional (BRIN), pemerintah daerah, dan kader posyandu di akar rumput.

Tags: SDG 17 SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan SDG 2 SDG 2 Tanpa Kelaparan SDG 3 SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera

Berita Lainnya

  • Targetkan Bebas Kasus Bibir Sumbing di Sleman, FK-KMK UGM Gandeng RSUD Sleman Gelar Edukasi Kader Kesehatan
  • Cetak 50 Kader Santri Sehat, FK-KMK UGM Gulirkan Program Penguatan PHBS di Ponpes Assalafiyyah Mlangi II
  • Siapkan Pendidik Tanggap Kesehatan Remaja, FK-KMK UGM Gelar Diseminasi bagi Guru SLTP di Kapanewon Samigaluh
  • Gandeng BRIN Olah Tempe dan Pisang, FK-KMK UGM Perkuat Program Gizi Berbasis Pangan Lokal di Paliyan
  • Tekan Stigma Kesehatan Mental di Pesantren, FK-KMK UGM Laksanakan Program “Health Promoting School” di Ponpes Abi Ummi Boyolali
Universitas Gadjah Mada

Kontak: (0274) 560300 ext 206

e-mail: pengabdian.fkkmk@ugm.ac.id

Instagram: pengabdianfkkmkugm

Alamat kantor: Gedung KPTU lantai 2, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK-KMK) UGM

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY