• Academic Portal
  • Library
  • IT Center
  • Research
  • Webmail
Universitas Gadjah Mada Pengabdian
FK-KMK
UNIVERSITAS GADJAH MADA
  • Tentang Kami
    • Visi dan Misi
    • Roadmap Pengabdian kepada Masyarakat
    • Standar Pengabdian Masyarakat FK-KMK UGM
  • Pelaporan Kegiatan
  • Layanan
    • Permohonan Surat Tugas dan Sertifikat Kegiatan
    • Survei Evaluasi Mitra Abdimas
    • Bantuan Dana KKN-PPM
  • Download
    • Peraturan Rektor UGM Nomor 28 Tahun 2024: Pengabdian Kepada Masyarakat
    • Materi Pelatihan/Sosialisasi Abdimas
    • Modul & Manuskrip Hasil Abdimas
    • Video Hasil Abdimas
    • Luaran Bantuan Dana KKN-PPM FK-KMK
    • Frequently Asked Question
    • PowerPoint Template Pengabdian Masyarakat
  • HPU
    • Health Promoting University
    • Layanan Klinik “SEHATI” – HPU FK-KMK UGM
  • JCOEMPH
  • INAHEALTH
  • Beranda
  • 2023
  • Membangun Harapan di Pulau Terluar Nusantara

Membangun Harapan di Pulau Terluar Nusantara

  • 2023, Berita, KKN-PPM FK-KMK UGM
  • 2 Oktober 2023, 15.49
  • Oleh: pengabdian.fkkmk
  • 0

Pulau Liki merupakan salah satu pulau terluar di timur Indonesia dengan luas wilayah 1.318,54 hektar yang berhadapan langsung dengan Samudera Pasifik. Pulau Liki yang berada dibawah wilayah Pemerintah Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua ini memiliki jumlah penduduk kurang lebih hanya 300 orang dengan 92 kepala keluarga yang sebagian besar bermata pencaharian sebagai nelayan.

Keindahan dan kekayaan sumber daya laut di Liki menjadi daya tarik wisatawan mancanegara karena kondisi bawah lautnya yang masih terjaga dengan baik. Jarak tempuh dari pulau utama kurang lebih memakan waktu satu jam menggunakan speed boat. Sayangnya, kondisi ini menyebabkan sulitnya akses terhadap informasi, teknologi, pendidikan, dan khususnya kesehatan. Kasus malaria, stunting, dan infeksi saluran pernafasan (ISPA) yang tinggi pun menjadi masalah kesehatan utama bagi penduduk Pulau Liki. Berbagai keadaan tersebut menjadi latar belakang mahasiswa KKN-PPM UGM Unit PA-003 untuk melaksanakan program yang berfokus pada upaya peningkatan kesehatan masyarakat melalui kegiatan promosi dan prevensi dalam menunjang kesejahteraan penduduk Pulau Liki.

Tim KKN-PPM Unit PA-003 di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Ir. R. Rachmat A. Sriwijaya, S.T., M.T., D.Eng., IPM., ASEAN Eng., disambut meriah oleh masyarakat setibanya di Pulau Liki. Keliling pulau menjadi kegiatan pertama tim bersama warga sekaligus melakukan survei terhadap lokasi, kebutuhan dan kelengkapan yang dibutuhkan untuk melaksanakan program kerja. Unit PA-003 terbagi menjadi 6 sub divisi, salah satunya adalah divisi kesehatan yang memulai programnya dengan mengadakan senam pagi bersama masyarakat setempat yang disusul dengan adanya penyuluhan singkat setelahnya.

Melihat kondisi di pulau yang jauh dari akses fasilitas kesehatan yang memadai, maka tim kesehatan unit PA-003 melaksanakan program kerja yang berfokus pada kegiatan promosi dan prevensi, berharap agar masyarakat dapat lebih memperhatikan kondisi kesehatannya agar tidak mudah terjangkit penyakit. Promosi kesehatan yang dilakukan misalnya penyuluhan kesehatan gigi mulut, sanitasi kesehatan reproduksi & kontrasepsi, perilaku hidup bersih & sehat (PHBS). Adapun kegiatan prevensi berupa pemeriksaan kesehatan umum yang berkolaborasi dengan tenaga kesehatan Puskesmas Sarmi yang dilakukan sebanyak tiga kali dalam satu periode KKN. Selain itu, isu stunting dan gizi buruk menjadi fokusan utama tim divisi kesehatan bersama Pemerintah Daerah Sarmi. Berbekal timbangan dan rol meter, pengukuran bayi dan balita dilakukan dari rumah ke rumah. Mirisnya, dari hasil pengukuran tersebut ditemukan 5 kasus stunting dan 4 kasus gizi kurang. Melihat kondisi ini, tim divisi kesehatan unit PA-003 berupaya untuk melakukan penyuluhan terkait pencegahan stunting & gizi buruk serta membagikan biskuit serta susu bagi anak-anak di Pulau Liki.

Stunting dan gizi buruk merupakan permasalahan yang sangat penting dan perlu untuk diperhatikan, khususnya di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Anak-anak di seluruh Indonesia berhak mendapatkan perhatian yang sama untuk dapat bertumbuh dan berkembang dengan optimal, sebab merekalah insan pembangun masa depan bangsa. Begitupun dengan kondisi kesehatan masyarakat di Pulau Liki, bagi mereka kesehatan adalah harta berharga yang tidak dapat diukur dengan materi atau harta benda. Tim KKN- PPM Unit PA-003 berharap pemerintah mampu untuk melakukan pemerataan akses kesehatan dan memberikan perhatian lebih khususnya bagi penduduk di pulau-pulau terluar Indonesia. Sebab kesehatan bukan hanya sekadar hak, melainkan pondasi untuk menjalani kehidupan yang bermakna dan produktif. Dengan memprioritaskan kesehatan, munculah peluang terbaik bagi perkembangan masyarakat bahkan untuk kemajuan negara.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

  • Melalui Program “Well-Teen”, FK-KMK UGM Dorong Resiliensi Anak Berhadapan dengan Hukum di Sentra Antasena Magelang
  • Optimalkan Pengelolaan Sampah di Sekolah, FK-KMK UGM Perkuat Tata Kelola Sampah Berwawasan Lingkungan di SDN Gedongkiwo
  • Perkuat Sinergi Multiheliks, FK-KMK UGM Gandeng DPD RI Inisiasi Program Pesantren Sehat melalui Trias UK-Tren di DIY
  • Terapkan Komitmen ‘Leaving No One Behind’, FK-KMK UGM Dorong Penguatan Sistem Kesehatan Layanan HIV Anak di Sleman
  • Targetkan Bebas Kasus Bibir Sumbing di Sleman, FK-KMK UGM Gandeng RSUD Sleman Gelar Edukasi Kader Kesehatan
Universitas Gadjah Mada

Kontak: (0274) 560300 ext 206

e-mail: pengabdian.fkkmk@ugm.ac.id

Instagram: pengabdianfkkmkugm

Alamat kantor: Gedung KPTU lantai 2, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK-KMK) UGM

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY